Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2019

beratnya penanaman tauhid dan akidah

Menjemur Mengepel Menyiram Dan serangkaian aktivitas rumahan lainnya. Kadang merasa jadi ibu keterlaluan. Tetapi kalau difikir kembali rasanya aku akan menangis ketika kelak besar dia hidup dengan jiwa lemah, tidak bisa menolong dirinya sendiri. Atau dia tumbuh dengan jiwa empati zonk... Perkara sukses dimasa depan bukan hanya perihal seberapa banyak uang yang akan dia dapat. Tetapi juga perkara bagaimana menjadi suami yang baik.. Betapa kelak permasalahan hidup akan selalu ada, termasuk permasalahan rumah tangga. Maka tugasku adalah menyiapkan kalian menjadi calon suami dan ayah yang baik. Bukan sekedar uang tentu bukan, karena seharusnya perkara ini kita tancapkan kedalam diri mereka bahwa "Kita tidak akan pernah dimatikan sebelum rizki tersampaikan tuntas maka itu rizki memang benar benar sudah Allah jamin" sungguh berat menanamkan tauhid ini apalagi jika kita sendiri masih ragu perkara rizki. mungkin inilah kiranya beratnya penanaman tauhid dan akidah yang...

Allah sang maha penyembuh

beberapa tahun lalu saat bangun tidur saya perhatikan kok aksa jalannya aneh banget, terpincang pincang. Saya perhatikan sampai siang, benarlah aksa jalannya tidak seimbang 😢 Muncul berbagai kekhawatiran, saya langsung meminta aksa untuk berbaring lalu saya ukur panjang kakinya, innalillahi kakinya beda 2 cm 😭 ! mimpi apa saya ini, kenapa tidak ada kejadian apa apa kok begini 😢 😢 Saya browsing sana sini tambah ngeri.. saya ke dokter ortopedi yang pertama bingung hanya disarankan memakai alas kaki dengan beda ketinggian agar jalannya tidak sakit. Ke dokter ortopedi kedua aksa di rontgen hasilnya memang panggulnya turun, hanya diresepkan ibuprofen. Hari berlalu sudah hampir seminggu terapi medis masih dilakukan tapi belum ada perubahan. Lalu kami sedekah nasi ke tempat pemungutan sampah, aksa sendiri yang memberi dengan kaki yang bikin hati saya menangis melihatnya. Besoknya, muncul keajaiban, tiba tiba bangun tidur kaki aksa sudah normal kembali Allahu akbar Allahu ak...

Ketika kesabaranmu diambang batas

Bu, pernah merasakan hatimu galau tak karuan? Pernah merasakan bahwa yang mamanya sabar itu susaaaaah sekali. Kalau perasaan ini sedang melanda rasanya pengen emosi terus. Kenpakah emosi ibu kurang terjaga? Emosi itu ada dua : Pertama, Emosi negatif Kedua, positif Emosi Emosi negatif contoh marah dan baper. Kalau saya berada di titik ini tidak jauh jauh asbabnya adalah kurang dekat dengan Alquran dan kurang ilmu atau kurang baca. Membaca menaikkan level kewarasan seorang ibu. membaca membuat otak kita menjadi aktif, tidak tumpul. Ketika ada masalah maka otak akan mengirim sebuah rujukan kebenaran. Bisa dibayangkan ketika otak kita kosong lalu timbul masalah kira kira apa yang akan dikirimkan otak? paling gampang berteriak, memukul. Melampiaskan sebuah emosi hampir tidak butuh apa apa, tidak butuh pendidikan tinggi seorang ibu. Kiranya inilah arti syurga ditelapak kaki ibu, ada rem yang harus kita jaga kepakemannya. Sudahkah membaca hari ini? Bu.. mari kita membaca...

ketika fitrah imannya menggelora

saat proses belajar mengajar auf bilang ''umi besok aku mau puasa, soalnya nanti dosanya dihapuskan 2 tahun sebelumnya dan sesudahnya'' deg! sejujurnya aku malu ketika anak berusia 7 tahun dan belum datang kewajiban apapun padanya sudah memikirkan perkara sunnah. perkara yang orang dewasa termasuk sayapun kadang tidak terfikirkan. nak... bukan kalian yang harus diperbaiki, karena kalian sudah baik dan diciptakan oleh yang MAHA BAIK. tetapi kamilah termasuk umimu ini yang harus banyak berbenah. betapa banyak kerusakan pada anak anak bukan disebabkan oleh mereka dan bukan dari keinginan mereka. kerusakan itu datang dari orang dewasa sadar atau tidak sadar bandar lampung, 9 agustus 2019 ratna, ibu pembelajar, semangat!!!
Catatan tentang shalat Latepost 25 agustus 2017  Hujan turun tepat ketika anak anak mau jum'atan, sempat terfikir ahhh gak usah aja deh ya lagian anak anak belum wajib juga tapi aksa meneguhkan saya  Aksa: issh udah umi ayo berangkat saja  Maka segera saya tepis keraguan yg sempat hinggap, bermotor motoran menembus hujan mengantar anak anak menunaikan shalat jumat, Ini bukan yang pertama, beberapa kali saat shalat subuh dan kami kesiangan anak anak kelihatannya sangat menyesal,  Auf: Umi kenapa kami gak dibangunkan? Umi: iyaa tadi susah banget makanya abi kemesjid sendirian Auf: kalau gitu nanti malam mau bobo cepat ya bangunin ya mi, pokoknya sampai bangun ya mi  Besoknya aksa sama auf bangun lebih cepat. begitu klakson mobil di pencet langsung berhamburan keluar dengan baju alakadarnya (dimobil sudah kami siapkan tas shalat isinya jubah anak anak lengkap dengan pecinya) berempat menahan hawa dingin dan ngantuk,  Memang anak anak belum waj...

homeschooling kami

Bismillah... Beberapa teman di media sosial bertanya pada saya mengenai homeschooling baik dari cara memulai maupun meramu kurikulum. Sungguh ini pertanyaan yang sulit dan berat. Kenapa? Hmm okelah.. kalau memulai saya bisa bilang mulai dengan bismillah, niat lillahita'ala ingin mengambil sepenuhnya amanah yang Allah beri pada kita, tetapi kalau kurikulum rasanya agak berat. Kurikulum pada tiap keluarga bisa jadi berbeda beda tergantung cara keluarga itu memandang apa yang penting dan bermanfaat buat anak anaknya. Saya cerita sedikit kenapa kami dahulu memilih jalur informal ini. Dahulu sebetulnya saya sudah survei sekolah dasar lohhh.. saya duduk di berbagai macam sekolah dari mulai yang terdekat sampai yang terjauh, dari mulai yabg katanya biasa sampai yang wahh😅😅. saya duduk disitu 1-2x dan melihat keseluruhan sekolah, merasakan sambutannya, merasakan ekspresi anak anak yang ada didalamnya. Pokoknya saya gak mau suatu saat disalahkan anak anak kenapa mereka dahulu tidak ...

Apa mimpimu bagi anakmu?

seringkali kita mendengar ujaran seorang ibu : "nak, belajarlah yang tinggi biar besok sukses uangnya banyak" "nak, belajar yang tinggi, besok biar kamu jadi pns enak hidupnya" "Nak, sekolah yang tinggi biar jadi orang" Dr Adian husaini menyebutkan pemikiran pemikiran yahudi berhasil masuk dan mengakar dalam cara berfikir kita. pemikiran yahudi ini berupa cara berfikir terhadap apapun dengan parameter materialistik. Padahal dari awal kita sudah diwanti wanti oleh Rasulullah untuk menghindari pemikiran seperti ini “Setiap anak yang lahir dilahirkan di atas fitrah, maka kedua orang tuanya lah yang menjadikannya Yahudi, Majusi, atau Nasrani.” Yang dimaksud yahudi nasrani dan majusi disini adalah cara berfikir yang mengarah pada 3 kaum ini, Kekayaan, uang dan segala atribut dunia lainnya. Dr adian husaini menyebutkan seharusnya yang benar anak anak dimimpikam menjadi seorang anak yang memiliki adab dan menjadi pejuang. Pernah bu terbaya...

Referensi adab

waktu itu ada yang bertanya buku yang dipakai apa untuk menaanamkan adab. Kami pakai dua buku ini (silahkan cari sendiri ya dimana belinya hehe).... Mengenai penjelasan haditsnya bisa merujuk pada kajian Utube ustadz khalid basalamah dan ustdz nuzul zikri Disarankan yang mengkaji dahulu orang tuanya, nanti disampaikan ke anak anak sesuai kemampuan mencerna masing masing anak. Sekalian anak anak diminta menulis satu buah hadits berurutan dari buku 1 ke buku dua dari bab 1 ke bab 2. Meminta mereka menuliskannya (latihan menulis) lalu membacakannya (disini mulai pemahamannya masuk). selanjutnya beri anak PR. PRnya aplikasi dari haditsnya, contoh mereka sedang belajar adab pada orang tua, berbakti pada orang tua maka beri anak anak PR sepulang ayahnya kerja memijat ayah, menyiapkan ayah minum atau bercerita agar ayah senang. Menurut saya metode begini efektif, alhamdulillahh ada lah hasilnya 😬 😬 . Anak anak tau rujukan benarnya dari mana (bukan asumsi orang tu...
Tips mengatur gadget bagi anak anak Oleh: ratna rostiawati beberapa hari yang lalu saya melihat sebuah tayangan mengenai kejahatan seksual, grooming namanya. Grooming ini adalah modus baru kejahatan seksual pada anak anak usia dibawah 15 tahun. kalau saya menelaah akarnya adalah pemberian gadget pada anak anak yang belum akil, sempurna akalnya. kesempurnaan akal ini adalah kunci bagi dibolehkannya anak anak terhadap penggunaan barang barang tertentu termasuk gadget. lalu bagaimana agar anak anak tidak kecanduan gadget , tipsnya adalah 1. jangan berikan gadget pada anak anak usia dibawah 7 tahun apapun yang terjadi. Kalau mau video call selalu orang tuanya yang memegang benda tersebut 2. usia diatas 7 tahun boleh diberikan jatah gadget. kalau kami memgatur gadget ini seminggu sekali selama 30 menit. Game yang diberikanpun adalah game tertentu yang tidak mengandung unsur kekerasan dan aurat yang terbuka meski rambut yang terlihat. 3. Istiqomah, konsisten. Anak anak ...