Langsung ke konten utama

homeschooling kami

Bismillah...

Beberapa teman di media sosial bertanya pada saya mengenai homeschooling baik dari cara memulai maupun meramu kurikulum. Sungguh ini pertanyaan yang sulit dan berat.
Kenapa? Hmm okelah.. kalau memulai saya bisa bilang mulai dengan bismillah, niat lillahita'ala ingin mengambil sepenuhnya amanah yang Allah beri pada kita, tetapi kalau kurikulum rasanya agak berat.
Kurikulum pada tiap keluarga bisa jadi berbeda beda tergantung cara keluarga itu memandang apa yang penting dan bermanfaat buat anak anaknya.

Saya cerita sedikit kenapa kami dahulu memilih jalur informal ini. Dahulu sebetulnya saya sudah survei sekolah dasar lohhh.. saya duduk di berbagai macam sekolah dari mulai yang terdekat sampai yang terjauh, dari mulai yabg katanya biasa sampai yang wahhπŸ˜…πŸ˜…. saya duduk disitu 1-2x dan melihat keseluruhan sekolah, merasakan sambutannya, merasakan ekspresi anak anak yang ada didalamnya. Pokoknya saya gak mau suatu saat disalahkan anak anak kenapa mereka dahulu tidak sekolah xixixi.. minimal banget kalau saya survei ya saya punya alasan "dulu kita sudah berkunjung ke berbagai lembaga formal loh naaakk"

Hasil dari kunjungan tersebut adalah "umi aku mau dirumah saja, main sama umi" nah lohhπŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…... akhirnya kamipun melanjutkan kehidupan sebagaimana biasanya bermain, belajar diluar, berselancar ke gang gang dengan motor lalu bercerita banyak hal, begitu terus kesehariannya sampai tak terasa wajah saya makin menghitam πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†.

Acuan saya dalam menjalankan homeschooling diusia 0-7 tahun adalah saya fokus pada menumbuhkan fitrah iman anak anak. Saat itu belum ada jadwal khusus. keseluruhan aktivitas saya diisi dengan bermain dan belajar outdoor bersama mereka, kalau hujan ya hujan hujanan, kalau panas ya panas panasan sambil terus saya kaitkan dengan asmaul husna.

Misal saat melihat kupu kupu kami mengambil buku mengenai kupu kupu, kami bandingkan antara digambar dengan aslinya lalu saya bilang

"Masya Allah, kupu kupu ini indah sekali, sayapnya seperti dilukis ya nak.. bagus banget.. luar biasany Allah yang menciptakan kupu kupu ini. Makhluk manapun gak ada yang bisa"

begitupula saat hujan, saya terbiasa hujan hujanan dengan anak anak, saya pun bercerita bahwa hujan ini bisa jadi adalah jawaban doa dari petani yang ingin tanahnya subur, hujan juga membawa rahmat bahkan insya Allah hujan menyehatkan.

Begitu terus keseharian kita dari bangun tidur sampai tidur kembali adalah proses belajar anak anak.

Bagaimana mengajari calistungnya? Calistung saya tidak menekankan, hanya untuk membaca kami sering main tebak tebakan di papan toko saat kami berkendara. Untuk membaca saya pribadi menanamkan anak anak agar menyukai buku. Untuk berhitung saya sering duduk duduk dimanapun yang memungkinkan anak anak bisa belajar berhitung. Misal ketika disamping sungai saya lihat ayam maka saya ajak anak anak berhitung jumlah ayam. Matematika gak rumit sih (kalau dasarπŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†) gak sampai cosinustg laah buuu itumah nanti mereka biar aja belajar sendiri jika ilmu yang mereka dalami memang membutuhkannyaπŸ€—πŸ€—πŸ€—.

Jadi, menurut saya homeschooling diusia dini itu sangat simpel dan sederhana (eh sama ya🀣🀣) yang terpenting fitrah imannya berkembang sempurna dahulu. Karena tanpa iman dalam islam apapun jadi gugur. Namun dengan iman segala hal menjadi sangat bermakna dan menjadi wasilah mereka meraih kemuliaan.







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kebebasan belajar

Kebebasan belajar Pagi ini auf membaca kembali buku halo balitanya. Karena letaknya tinggi, dia pakai tangga, tetapi rupanya malas mengembalikan anak tangga πŸ˜†πŸ˜†. Akhirnya duduk weeee disana sambil baca buku.. Untuk buku buku umum kami memberi mereka kebebasan, tidak harus duduk diam sih. Tetapi buat buku buku keagamaan teruama Alquran kami menanamkan adab untuk mereka, Membaca alquran, hadits atau sejenisnya duduk diam ya nak, memakai baju terbaik, berwudhu dan sebaiknya menghadap kiblat. Adab ini yang akan mendatangkan barokah pada penuntut ilmunya. Ilmunya berbuah amal dan menambah keimanan si penuntut ilmu Ratna rostiawati

Tips sehat

Bismillah... Saya ingin menuliskan sedikit tips sehat. Sehat bagi saya bukan urusan panjangnya usia bukan. Sehat bagi saya adalah menjaga fisik agar senantiasa fit dan bisa berkarya optimal. Entah itu karya dalam bentuk pengasuhan dirumah atau dalam hal yang utama, ibadah. Beberapa hal yang saya gunakan setiap hari adalah 1. Natrium bikarbonat murni (baking soda) 2. Jeruk nipis (biasanya saya beli 1 kilo untuk beberapa hari) 3. Hidrogen peroksida (beli yan food grade 35%) 4. Vco virgin coconut oil 5. Magnesium oil (boleh beli dimana saja, sayapun jual hehe) 6. Zaitun cold press 7. Vitamin c murni (ascorbic acid) satu tablet setiap hari (ESO insya Allah gak ada karena ini murni tanpa campuran bahan lainnya) Runutan asupan saya kira kira begni Pagi hari awali dengan segelas jeruk nipis dari 1 butir yang dilarutkan air suhu ruang, lalu beikan 1-1/2 sdt natrium bikarbonat. Beri madu 1sdt (tidak adapun tidak apa apa) lalu teteskan 10 tetes hidrogen peroksida Hidrogen perok...

Allah sang maha penyembuh

beberapa tahun lalu saat bangun tidur saya perhatikan kok aksa jalannya aneh banget, terpincang pincang. Saya perhatikan sampai siang, benarlah aksa jalannya tidak seimbang 😒 Muncul berbagai kekhawatiran, saya langsung meminta aksa untuk berbaring lalu saya ukur panjang kakinya, innalillahi kakinya beda 2 cm 😭 ! mimpi apa saya ini, kenapa tidak ada kejadian apa apa kok begini 😒 😒 Saya browsing sana sini tambah ngeri.. saya ke dokter ortopedi yang pertama bingung hanya disarankan memakai alas kaki dengan beda ketinggian agar jalannya tidak sakit. Ke dokter ortopedi kedua aksa di rontgen hasilnya memang panggulnya turun, hanya diresepkan ibuprofen. Hari berlalu sudah hampir seminggu terapi medis masih dilakukan tapi belum ada perubahan. Lalu kami sedekah nasi ke tempat pemungutan sampah, aksa sendiri yang memberi dengan kaki yang bikin hati saya menangis melihatnya. Besoknya, muncul keajaiban, tiba tiba bangun tidur kaki aksa sudah normal kembali Allahu akbar Allahu ak...