Langsung ke konten utama

Ayah! Kaulah figur terbaiknya

FIGUR

figur bagi anak laki laki adalah ayahnya.
Figur bagi anak perempuan adalah ibunya.

Figur inilah yang saya baca membuat sosok nabi yusuf ketika hendak di ajak berzina oleh zulaikha sosok ayah muncul dibenak sang nabi. Figur ayah pula yang membuat nabi ismail begitu taat pada ayahnya hingga saat pertama kali bertemu perintah Allah yang nampak mustahilpun beliau sanggupi.

Figur itu di zaman sekarang hampir punah.. sosok keayahan semakin pudar ditambah long distance dengan sang ayah membuat para ayah bak mesin ATM yang harus siap di gesek kapanpun😒.

Lalu bagaimana membangun figur seorang ayah dimata anak anaknya?
Saya mau berbagi tipsnya tapi tentu dari sudut pandang seorang istri.
Kenapa? Agar bisa langsung kita praktekan tanpa menunggu suami bereaksi lebih dulu. Biarlah Allah yang menggerakan hati beliau, saya serius. Kalau saya menulis dari sudut pandang laki laki malah bertengkar πŸ€—πŸ€—

Jadi, tipsnya adalah

1. bangun ketaatan kita  semaksimal mungkin pada suami selama tidak untuk maksiat.  Kalau kata suami belok kiri ya sudah jangan banyak tanya, belok kiri segera.
Kalau suami tidak suka kita melakukan ini dan itu segera tinggalkan.
Termasuk ketika suami tidak suka kita ke majlis taklim terlalu banyak sekalipun segera cari cara lain menuntut ilmu tanpa harus banyak keluar rumah.

2. jangan pernah membangun karakter negatif sang ayah didepan anak anak.
Misal

Ayahmu tukang marah
Ayahmu itu memang keterlaluan
Ayahmu itu dari dulu susah sekali bla bla bla

Dan sebagainya.

Sebaliknya tutup segala kesalahan ayahnya dengan kebaikan. Termasuk ketika sang ayah berbuat salahpun carilah redaksi kalimat yang pas agar tidak terlihat kita ikut menyudutkan sang ayah.

Dua hal ini sangat cukup untuk membangun figur seorang ayah dimata anak anaknya.

Insya allah jika komitmen suamipun dg izin Allah akan berubah, merasa sosoknya diakui, di junjung dan ditaati maka diapun akan berlaku hal yang sama.

Selamat mencoba πŸ’πŸ’πŸ’

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kebebasan belajar

Kebebasan belajar Pagi ini auf membaca kembali buku halo balitanya. Karena letaknya tinggi, dia pakai tangga, tetapi rupanya malas mengembalikan anak tangga πŸ˜†πŸ˜†. Akhirnya duduk weeee disana sambil baca buku.. Untuk buku buku umum kami memberi mereka kebebasan, tidak harus duduk diam sih. Tetapi buat buku buku keagamaan teruama Alquran kami menanamkan adab untuk mereka, Membaca alquran, hadits atau sejenisnya duduk diam ya nak, memakai baju terbaik, berwudhu dan sebaiknya menghadap kiblat. Adab ini yang akan mendatangkan barokah pada penuntut ilmunya. Ilmunya berbuah amal dan menambah keimanan si penuntut ilmu Ratna rostiawati

Tips sehat

Bismillah... Saya ingin menuliskan sedikit tips sehat. Sehat bagi saya bukan urusan panjangnya usia bukan. Sehat bagi saya adalah menjaga fisik agar senantiasa fit dan bisa berkarya optimal. Entah itu karya dalam bentuk pengasuhan dirumah atau dalam hal yang utama, ibadah. Beberapa hal yang saya gunakan setiap hari adalah 1. Natrium bikarbonat murni (baking soda) 2. Jeruk nipis (biasanya saya beli 1 kilo untuk beberapa hari) 3. Hidrogen peroksida (beli yan food grade 35%) 4. Vco virgin coconut oil 5. Magnesium oil (boleh beli dimana saja, sayapun jual hehe) 6. Zaitun cold press 7. Vitamin c murni (ascorbic acid) satu tablet setiap hari (ESO insya Allah gak ada karena ini murni tanpa campuran bahan lainnya) Runutan asupan saya kira kira begni Pagi hari awali dengan segelas jeruk nipis dari 1 butir yang dilarutkan air suhu ruang, lalu beikan 1-1/2 sdt natrium bikarbonat. Beri madu 1sdt (tidak adapun tidak apa apa) lalu teteskan 10 tetes hidrogen peroksida Hidrogen perok...

Allah sang maha penyembuh

beberapa tahun lalu saat bangun tidur saya perhatikan kok aksa jalannya aneh banget, terpincang pincang. Saya perhatikan sampai siang, benarlah aksa jalannya tidak seimbang 😒 Muncul berbagai kekhawatiran, saya langsung meminta aksa untuk berbaring lalu saya ukur panjang kakinya, innalillahi kakinya beda 2 cm 😭 ! mimpi apa saya ini, kenapa tidak ada kejadian apa apa kok begini 😒 😒 Saya browsing sana sini tambah ngeri.. saya ke dokter ortopedi yang pertama bingung hanya disarankan memakai alas kaki dengan beda ketinggian agar jalannya tidak sakit. Ke dokter ortopedi kedua aksa di rontgen hasilnya memang panggulnya turun, hanya diresepkan ibuprofen. Hari berlalu sudah hampir seminggu terapi medis masih dilakukan tapi belum ada perubahan. Lalu kami sedekah nasi ke tempat pemungutan sampah, aksa sendiri yang memberi dengan kaki yang bikin hati saya menangis melihatnya. Besoknya, muncul keajaiban, tiba tiba bangun tidur kaki aksa sudah normal kembali Allahu akbar Allahu ak...