Beternak itu mengingatkan kami pada para ulama. Ulama senantiasa berhati hati terhadap hewan sembelihan, wara' namanya. Tidak sembarangan memasukkan yang syubhat ke perut mereka. Kiranya itulah yang membuat para ulama mudah untuk dekat dengan Allah, bagaimana tidak bahan bakarnya saja jelas kehalalannya.
Alhamdulillah diberi tetangga yang baik, mau meminjamkan lahannya untuk memelihara 4-5 ekor ayam. Sang ayam bertelur setiap hari, kadang berfikir malah lebih boros dibanding beli langsung😬😬. tapi nilai pembelajarannya itu yang gak bisa diuangkan
Memberi makan ayam
Menumbuhkan kasih sayang
Belajar menguburkan mayat ayam (saat ada yg mati)
menyembelih hewan peliharaan.
Menumbuhkan kasih sayang
Belajar menguburkan mayat ayam (saat ada yg mati)
menyembelih hewan peliharaan.
Sang ayam hanya makan bekatul dan nasi sisa dicampur ampas jus. Rasanya mirip sama ayam kampung, tidak lembek dan gurih😁
Mungkin ini yang dinamakan telur herbal, telur dedaunan🤭🤭🤭

Komentar
Posting Komentar