Langsung ke konten utama

Kenapa memilih homeschooling

Kenapa memilih
homeschooling?

Ehm ehmm.. kenapa yaa... ya tidak harus sih.. homeschooling ini pilihan. Yang jelas ketika kita menyekolahkan anak anakpun kita tidak bisa berlepas tangan terhadap mereka. Ketika kita melepaskan mereka disekolah lalu kita lupa belajar, abai terhadap mereka, kitapun sibuk dengan bisnis kita, dengan passion kita.. maka siap siaplah kelak dimasa dewasa orang tuanya akan panen segala pekerjaan rumah yang dahulu diabaikannya.

Nah karena sekolah dan tidak sekolah sama sama belajar maka sekalian juga kami ambil keputusan homescholing. Alasan lainnya adalah

1.  Sebetulnya sekolah kan tidak ada kaidahnya di zaman rasullah, betul ya bu? Yang ada di zaman itu adalah belajar, belajar langsung kepada gurunya. Jadi sebetulnya HS ini bukanlah sesuatu yang asing hehehe

2. cipratan dari luar itu sangat banyak, bahasa yang sudah semakin rusak, serta perilaku yang berada diluar rambu rambu keluarga kami. Tapi kan bisa memilih sekolah yang baik? Hmm bisa jadi.. tetapi sekolah itu juga miniatur kehidupan yang mungil.. ada bermacam macam karakter anak dengan latar belakang keluarga juga, ada yang faham dengan pendidikan anak, banyak pula yang abai.
Mau tak mau anak anak akan terkena dampaknya.

Bukan tak boleh mereka mengenal keragaman perilaku cuman.. tunggu.. tunggu.. belum saatnya.
Ibarat benih mereka harus dipagari dulu agar tidak ada hewan yang menginjak. Ada dalam lingkungan yang beragam serta bertahan disana harus ada maksudnya, apa lagi kalau bukan amar maruf nahi munkar. Nah anak anak ini pondasinya belum kokoh belum pula jatuh kewajiban mereka untuk kearah sana.

3. Efektifitas pelajaran
Menurut kami pelajarannya terlalu banyak dan belum tentu kami pakai semua. ada bahkan pelajaran yang bisa kita gabung menjadi satu dalam satu kegiatan. Atau ada pelajaran yang pembelajarannya tidak perlu dengan tulisan atau menulis dikelas tetapi lewat terjun lansung ke masyaakat.

4. Bonding.
Ikatan keluarga, bagi kami bonding ini besar sekali efeknya. Kami ingin keluarga kami memiliki bonding yang kuat dan itu lebih mudah didapatkan lewat HS

5. Bakat
Kalau HS karena waktu yang kami miliki banyak kami punya kesempatan lebih untuk mengeksplor minat bakat anak anak. Kalau sekolah relatif lebih sedikit karena sampai rumah biasanya lelah. Terlebih kalau full day, biasanya kalu kerumah langsung istirahat hehe


Cuman beberapa sih yang bisa disebutkan sisanya banyak hehhe

Adakah figur yang dijadikan acuan?

Bapak saya.. bapak saya itu hanya sekolah sampai kelas 5 sd karena ketiadaan dana. Kekurangan inipula yang menempa bapak saya untuk berjuang sangat keras diusia muda.
Saya merasakan persis perjuangan beliau dari mulai jadi tukang bangunan, sopir, petani, pedagang asongan, hingga sekarang memiliki toko vangunan yng luamyan ramai sambil menerima job sebagai kontraktor.  Sudah ratusan rumah pula yang beliau kerjakan tanpa ijazah sekalipun.

Sekarang diusia senjanya saat orang lain sudah pensiun dan bingung dengan hari tuanya bapak saya masih tetap produktif dan bisa menikmati passioonya kesawah xixixixi dengan kesehatan yang prima. Yaa beliau adalh orang bebas yang bisa menentukan kapan libur kapan kerja 😁😁

Anak anaknya beliau buatkan satu unit usah masing masing beserta bangunannya, ahhh masya Allah pokoknya bapak say teh teladan dalam hal ini.

Jadi kisah bapak sayapun membuat kepala saya menyimpulkan satu hal

Kalau ingin anak anakmu kelak sukses dalam hal dunia misalnya, tempalah dia! Benturkan dengan berbagai macam kesulitan dan biarlah mereka mencari jalannya sendiri.

Tetapi kalau muslimmah jangan dunia aja atuh yaa yang dicari ehhe utamanyamah akidahnya diselamatkan, adabnya dibimbing, imannya ditumbuhkan dan itu saya optimis rumahlah solusinya, asal kita tau caranya serta mau belajar.

Ratna




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kebebasan belajar

Kebebasan belajar Pagi ini auf membaca kembali buku halo balitanya. Karena letaknya tinggi, dia pakai tangga, tetapi rupanya malas mengembalikan anak tangga 😆😆. Akhirnya duduk weeee disana sambil baca buku.. Untuk buku buku umum kami memberi mereka kebebasan, tidak harus duduk diam sih. Tetapi buat buku buku keagamaan teruama Alquran kami menanamkan adab untuk mereka, Membaca alquran, hadits atau sejenisnya duduk diam ya nak, memakai baju terbaik, berwudhu dan sebaiknya menghadap kiblat. Adab ini yang akan mendatangkan barokah pada penuntut ilmunya. Ilmunya berbuah amal dan menambah keimanan si penuntut ilmu Ratna rostiawati

Tips sehat

Bismillah... Saya ingin menuliskan sedikit tips sehat. Sehat bagi saya bukan urusan panjangnya usia bukan. Sehat bagi saya adalah menjaga fisik agar senantiasa fit dan bisa berkarya optimal. Entah itu karya dalam bentuk pengasuhan dirumah atau dalam hal yang utama, ibadah. Beberapa hal yang saya gunakan setiap hari adalah 1. Natrium bikarbonat murni (baking soda) 2. Jeruk nipis (biasanya saya beli 1 kilo untuk beberapa hari) 3. Hidrogen peroksida (beli yan food grade 35%) 4. Vco virgin coconut oil 5. Magnesium oil (boleh beli dimana saja, sayapun jual hehe) 6. Zaitun cold press 7. Vitamin c murni (ascorbic acid) satu tablet setiap hari (ESO insya Allah gak ada karena ini murni tanpa campuran bahan lainnya) Runutan asupan saya kira kira begni Pagi hari awali dengan segelas jeruk nipis dari 1 butir yang dilarutkan air suhu ruang, lalu beikan 1-1/2 sdt natrium bikarbonat. Beri madu 1sdt (tidak adapun tidak apa apa) lalu teteskan 10 tetes hidrogen peroksida Hidrogen perok...

Allah sang maha penyembuh

beberapa tahun lalu saat bangun tidur saya perhatikan kok aksa jalannya aneh banget, terpincang pincang. Saya perhatikan sampai siang, benarlah aksa jalannya tidak seimbang 😢 Muncul berbagai kekhawatiran, saya langsung meminta aksa untuk berbaring lalu saya ukur panjang kakinya, innalillahi kakinya beda 2 cm 😭 ! mimpi apa saya ini, kenapa tidak ada kejadian apa apa kok begini 😢 😢 Saya browsing sana sini tambah ngeri.. saya ke dokter ortopedi yang pertama bingung hanya disarankan memakai alas kaki dengan beda ketinggian agar jalannya tidak sakit. Ke dokter ortopedi kedua aksa di rontgen hasilnya memang panggulnya turun, hanya diresepkan ibuprofen. Hari berlalu sudah hampir seminggu terapi medis masih dilakukan tapi belum ada perubahan. Lalu kami sedekah nasi ke tempat pemungutan sampah, aksa sendiri yang memberi dengan kaki yang bikin hati saya menangis melihatnya. Besoknya, muncul keajaiban, tiba tiba bangun tidur kaki aksa sudah normal kembali Allahu akbar Allahu ak...